(manusia dan kegelisahan)
Ada sebuah kisah yang menceritakan kegelisaan seorang pemuda pengangguran bernama Belang. Ia adalah seorang pemuda berusia 20 tahun, yang tinggal bersama neneknya sejak kecil. Entah pergi kemana orang tuanya, ia tak mau memberi tahu. Baginya masalah ekonomi, cinta, dan sahabat bukanlah masalah. Hanya saja, kenyataan harus hidup berdampingan dengan neneknya menjadi beban baginya. Mengapa? Dapat dilihat dalam film pendek berdurasi 11 menit bahwa nenek Belang seakan tidak peduli dengannya. Belang tidak diberi sarapan walau ia merasa kelaparan. Namun dapat di pahami, perilaku nenek bukalah tanpa alasan. Nenek ingin Belang lebih giat mencari pekerjaan supaya tidak pengangguran lagi. Dengan hidup yang dirundung kegelisahan, Belang sering kali tidak fokus dalam berbagai hal. Pernah suatu kali, saat di perjalanan ia berpapasan dengan seorang gadis cantik. Belang yang belum memiliki kekasih mulai berkhayal mendapatkan gadia itu. Namun sial, ia malah dikira ingin menjambret tas gadis itu dan kemudian ia diburu warga sekitar.
Kegelisahannya akan himpitan ekonomi pun membuat Belang memikirkan ide yang tidak masuk akal, hanya demi sebutir nasi. Pernah Belang menemukan tempat menjual barang bekas di sekitar rumahnya, kemudian ia melihat sebuah gerobak. Tanpa pikir panjang ia mengambil gerobak itu, dan di kejar pemiliknya. Sesampainya di rumah, Belang mengambil banyak barang untuk dijual di tempat barang bekas. Nenek yang melihatnya tidak tinggal diam. Belang dimarahi oleh neneknya, namun ia tidak mau mendengarkan. Sudah bosan hidup susah dan merasa tak dipedulikan oleh neneknya, Belang pun justru membawa neneknya ikut serta dalam gerobak.
haha.. sampe sampe neneknya mau di jual. .
Kisah ini menggambarkan seorang pemuda yang goyah karena gelisah akan beban hidupnya yang tak kunjung hilang. Pemuda itu bahkan sampai menjalankan segala cara demi mengurangi beban hidupnya. Hidup itu penuh misteri, tak ada yang tahu kapan kita akan terjatuh dan terpuruk. Namun yang perlu kita lakukan adalah tetap tegar dan bangkit lagi, menuju puncak di jalan yang benar.
sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar